Showing posts with label krisis mesir. Show all posts
Showing posts with label krisis mesir. Show all posts

February 11, 2011

Mubarok Pati Turun Tapi..

Mubarok Pasti Akan Turun Tapi…

REP | 11 February 2011 | 07:23 50 1 Nihil

Analisa sejumlah kalangan terkait Mubarok segera lengser dari kekuasaanya tadi malam seperti anti-klimas. Hampir semua analisa baik dari pengamat maupun laporan langsung media asing menyebutkan besar kemungkinan Mubarok lengser tadi malam jika dilihat dari tanda-tanda yang sudah terlihat di depan mata. Mulai dari dukungan militer yang tidak lagi berpihak pada presiden sampai pernyataan petinggi partai penguasa sendiri yang menyebut kemungkinan turun tadi malam (baca disini).

Para demonstran memang sudah menunggu detik-detik pidato pengunduran diri, namun ketika pidato itu diperdengarkan ternyata jauh dari harapan para demonstran. Mubarok dalam pidatonya menyampaikan sejumlah point, diantaranya:

  • Mubarok secepatnya akan mendelegasikan sebagian kekuasaannya kepada wapres Omar Suleimanusein;
  • Mubarok meminta wapres untuk segera melakukan langkah-langkah cepat merespon demonstrasi yang terjadi di Mesir dengan mengusut sejumlah kalangan yang terlibat;
  • Mubarok tidak akan turun hari ini tetapi September pasti turun dengan mekanisme pemilihan yang demokratis;

Alasan Mubarok tidak mau turun didasarkan pada pertimbangan dirinya yang tidak ingin negaranya diintervensi oleh asing, tidak ingin terjadi chaos berkepanjangan sehingga salah satu point yang didelegasikan kepada wapres adalah agar memulihkan keamanan nasional.

Pernyataan Mubarok dalam pidato dan kemudian dilanjutkan wapres disambut dingin oleh para demonstran. Lapangan Tahrir yang sebelumnya ramai dan berharap Mubarok segera turun ternyata tidak mendapat respon postif dari pemerintah Mubarok. Salah seorang aktifis, Mustafa Naggar mengatakan, “justru jika Mubarok turun keadaan akan cepat pulih dan Mesir bisa menata kembali negerinya, tetapi jika Mubarok tetap seperti ini maka revolusi masih akan berlanjut” kata Naggar.

Anak Muda Pulang Aja

Salah satu pesan Mubarok terhadap warganya adalah, meminta maaf karena revolusi yang terjadi telah memakan korban pada pihak warga, terutama anak-anak muda, sehingga Mubarok menyarankan agar anak-anak muda pulang saja ke rumah masing-masing, karena semakin cepat mereka pulang maka negeri Mesir bisa lebih baik menata masa depan dan membangun pembangunan, dan pemuda adalah pelaku pembangunan negeri. “Youth of Egypt: go back home, back to work, the nation needs you to develop, to create. Don’t listen to radio and TV, whose aim is to tarnish Egypt,” kata wapres Sulaiman menyampaikan pesan presiden (BBC, 11/2).

Tokoh oposisi, El-Baradai justru mewanti-wanti sikap presiden dan efek yang ditimbulkanya. Baradai mengatakan pasca pidato itu keadaan akan lebih genting dan chaos akan terus berlanjut dalam skala lebih besar. Ia meminta agar aparat keamanan bersiap-siap melakukan pengamanan untuk merespon keadaan yang rumit itu. Baradai sebagaiamana para demonstran lainnya menyayangkan sikap presiden mubarok yang tidak tegas. Saat tulisan ini sedang ditulis demonstrasi masih terlihat. (Diolah dari BBC)

Postingan sebelumnya:

Malam Terakhir Hosni Mubarok

Ibuku, Tumbal Skandal Bank Century

Visi Indonesia 2030: Penguasa Dunia?

Salam Kompasiana,

Malam Terakhir Hosni Mubarok

REP | 11 February 2011 | 00:35 105 5 Nihil

Berita tentang akan mundurnya Hosni Mubarok mulai berhembus kencang. Tanda-tanda akan turunnya Mubarok terlihat dari persiapan sejumlah awak media pemerintah yang akan menyiarkan pengumuman pengunduran diri Mubarok sembari melepaskan jabatan kepada wakil presiden Omar Sulaiman. Ini mirip ketika Presiden Suharto pada detik-detik akhir membacakan surat pengunduran diri dan mendelegasikan jabatan kepada wapres BJ Habibie yang disiarkan langsung oleh berbagai media dan disaksikan langsung oleh seluruh rakyat Indonesia–sebuah momentum yang sangat ditunggu-tunggu para mahasiswa dan elemen reformasi lainnya.

Kembali ke berita mesir, BBC (11/2) melansir berita yang menguatkan kemungkinan Mubarok akan segera lengser. Hal itu dikuatkan oleh pernyataan petinggi partai penguasa, Hossan Badrawi, yang menyebutkan kemungkinan presiden akan mengundurkan diri dan sesegara mungkin meletakkan jabatan kepada wapres.

Sebelumnya Perdana Menteri Mesir menyebutkan tidak lama lagi akan terjadi suksesi, sejauh ini masih sedang dibicarakan mekanisme pengunduran diri sang presiden. Bahkan, agen CIA telah memprediksikan bagaiamana kejatuhan Mubarok akan segera terjadi.

Hal itu dikuatkan juga oleh pertemuan kalangan militer yang berlangsung hari ini. Pertemuan tersebut dikabarkan akan sangat menentukan arah perubahan di Mesir. Sejumlah kalangan menilai bahwa militer akan cenderung memberikan dukungan kepada para demonstran yang telah turun ke jalan selama 17 hari. Lebih-lebih gelombang protes kini mulai merambah sektor-sektor strategis seperti kalangan dokter dan praktisi hukum yang ikut turun ke jalan.

Para demonstran dikabarkan tengah menanti detik-detik kejatuhan Mubarok yang bakal disiarkan stasiun televisi sebagaimana diuraikan pada bagian awal tulisan ini.

Namun, pendapat berbeda datang dari menteri informasi Mesir, Nuri el-Faki, mengatakan bahwa pemerintahan Mubarok masih akan terus berlanjut. Tidak ada pergantian sebagaiamana diberitakan sejumlah media masa. Apa yang dilansir media hanyalah rumor menurutnya. Sampai September Mubarok akan terus berkuasa.

Jika benar skenario pengunduran diri Mubarok berlangsung malam ini waktu Indonesia maka bisa dipastikan akan menjadi momentum bersejarah bagi Mesir dengan lapangan tahrir sebagai saksi revolusi rakyat menggulingkan rezim Mubarok. Maka, malam ini adalah malam terakhir bagi Mubarok sebagai orang nomor satu di Mesir, keluarganya telah lama meninggalkan Mesir mencari rasa aman. Bagaimana nasib Mubarok selanjutnya? Apakah akan seperti Ben Ali yang jatuh terkena badai revolusi Tunisia?